Bupati Kudus Lepas 511 Anggota Kontingen Porprov 2026,Tekankan Sportivitas dan Prestasi

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris melepas 511 anggota kontingen Kabupaten Kudus yang akan berlaga pada Porprov Jawa Tengah XVII 2026 di halaman Pendapa Kabupaten Kudus. (Foto: Ayu Devi)

KUDUS, LINTASKUDUS.COM – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris melepas kontingen Kabupaten Kudus yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah (Jateng) XVII Tahun 2026. Dalam ajang tersebut, kontingen Kudus menargetkan masuk lima besar klasemen akhir dengan perolehan 35–40 medali emas.

Pelepasan kontingen berlangsung di halaman Pendapa Kabupaten Kudus, Minggu (18/10/2026). Sam’ani berpesan agar seluruh atlet bertanding secara maksimal, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjaga nama baik daerah selama mengikuti kompetisi.

Ia menyampaikan apresiasi kepada atlet, pelatih, ofisial, pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus, dan seluruh pihak yang telah mendukung persiapan kontingen.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kudus, kami mengucapkan terima kasih atas semangat dan perjuangan para atlet untuk membawa nama baik Kabupaten Kudus,” ujarnya.

Sam’ani meminta para atlet memiliki semangat juang tinggi dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi lawan. Ia menegaskan, setiap pertandingan menjadi kesempatan bagi atlet untuk menunjukkan hasil latihan sekaligus memberikan kebanggaan kepada masyarakat Kudus.

Selain mengejar prestasi, para atlet juga diminta menghormati lawan, mematuhi aturan pertandingan, menjaga kesehatan, serta bersikap santun selama berada di daerah penyelenggara.

“Batik sebagai bentuk identitas Kabupaten Kudus, sebagai kota Kretek dan kota santri. Tetap semangat, raih juara, dan jaga nama baik Kabupaten Kudus,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh anggota kontingen mengenakan batik khas Kudus untuk memperkenalkan identitas dan budaya daerah kepada masyarakat luas.

Ketua KONI Kabupaten Kudus, Sulistyanto, mengatakan pihaknya menargetkan perolehan 35 hingga 40 medali emas pada Porprov Jateng XVII 2026. Target tersebut diharapkan mampu meningkatkan prestasi Kudus dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

Pada Porprov sebelumnya, Kabupaten Kudus menempati peringkat ke-10 dengan raihan 28 medali emas.

Sejumlah cabang olahraga diproyeksikan menjadi andalan dalam mendulang medali, di antaranya bulu tangkis, tenis meja, atletik, voli indoor, dan voli pantai.

Peluang medali juga diharapkan datang dari cabang olahraga bela diri, seperti pencak silat, gulat, sambo, tinju, karate, muay thai, dan tarung derajat. Selain itu, sepak bola dan softball turut menjadi cabang yang diperhitungkan.

“Kalau berdasarkan kalkulasi kami, target emas berada di angka 35 sampai 40. Harapannya, hasil tersebut bisa membawa Kudus masuk lima besar,” kata Sulistyanto.

Berdasarkan laporan tertulis KONI Kudus, kontingen yang dipersiapkan terdiri atas 389 atlet, 87 pelatih, dan 35 ofisial. Mereka akan mengikuti 41 cabang olahraga.

Laporan tersebut juga mencantumkan estimasi raihan 40 medali emas, 24 perak, dan 39 perunggu dari 42 cabang olahraga yang diperhitungkan.

Untuk mendukung persiapan atlet, KONI Kabupaten Kudus menyiapkan anggaran sekitar Rp 7,5 miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk pengadaan seragam dan sepatu, pemusatan latihan, insentif atlet dan pelatih, konsumsi, transportasi, serta uang saku.

Sulistyanto menambahkan, atlet dan pelatih telah menerima insentif selama lima bulan menjalani program pemusatan latihan atau training center.

Sementara itu, Sam’ani memastikan Pemerintah Kabupaten Kudus tetap menyiapkan bonus bagi atlet yang berhasil meraih medali. Namun, besaran bonus akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Bonus tetap ada, tetapi menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Kami ingin memberikan penghargaan yang nyata sebagai bentuk apresiasi kepada para atlet,” jelasnya.

Sam’ani mengakui, pemerintah daerah tengah menghadapi efisiensi anggaran. Meski demikian, kondisi tersebut diharapkan tidak mengurangi motivasi atlet untuk berjuang dan meraih prestasi.

“Walaupun kondisi efisiensi sangat luar biasa, hal itu tidak boleh mengurangi semangat untuk bertanding dan meraih juara,” ungkapnya.

Porprov Jawa Tengah XVII 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25–31 Oktober 2026. Pembukaan akan dilaksanakan di GOR Jatidiri, Semarang, pada Minggu (25/10/2026), sedangkan penutupan dijadwalkan berlangsung di GOR Kendal pada Sabtu (31/10/2026).

Pertandingan tersebar di sejumlah wilayah, yakni Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Kendal, Kabupaten Demak, dan Surakarta khusus untuk cabang olahraga balap sepeda.

Sam’ani berharap seluruh anggota kontingen mampu menjaga kekompakan, kesehatan, dan semangat selama mengikuti kompetisi. Ia juga meminta para atlet memberikan kemampuan terbaik sebagai wakil masyarakat Kabupaten Kudus.

“Lakukan yang terbaik sebagai wakil masyarakat Kabupaten Kudus. Tetap semangat, raih prestasi, jaga kesehatan dan jaga nama baik daerah,” pungkasnya.