Modal Prestasi Nasional hingga Internasional, Karate Kudus Bidik Emas Porprov

Atlet karate melakukan latihan rutin untuk persiapan menuju Porprov Jateng 2026. (Foto: istimewa)

KUDUS, LINTASKUDUS.COM – Pengalaman bertanding di level nasional hingga internasional menjadi modal penting bagi tim karate Kabupaten Kudus untuk menatap Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.

Dengan bekal tersebut, tim karate Kudus kini memasang target lebih tinggi. Setelah sebelumnya membawa pulang medali perak, pada Porprov Jateng 2026 mendatang mereka membidik satu medali emas.

Sebanyak enam karateka dipersiapkan untuk memperkuat kontingen Kabupaten Kudus. Mereka terdiri dari tiga atlet putra dan tiga atlet putri yang seluruhnya akan turun pada nomor kumite.

Pelatih tim karate Porprov Kudus, Muhammad Ade Sbastian, mengatakan persiapan para atlet saat ini telah memasuki tahap pemantapan. Secara keseluruhan, kesiapan tim disebut telah mencapai sekitar 75 persen.

“Persiapan sudah sekitar 75 persen. Sekarang tinggal finishing,” ujar Ade, Kamis (10/9/2026).

Enam karateka yang dipersiapkan memiliki rentang usia antara 20 hingga 27 tahun. Atlet termuda berusia 20 tahun, sedangkan atlet paling senior berusia 27 tahun.

Meski jumlah atlet yang disiapkan tidak banyak, sejumlah karateka Kudus memiliki pengalaman cukup matang di berbagai ajang. Beberapa atlet bahkan pernah mencatatkan prestasi dalam kompetisi tingkat nasional hingga internasional.

Mereka juga memiliki pengalaman tampil di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri dan berbagai kejuaraan nasional.

Menurut Ade, pengalaman tersebut menjadi salah satu kekuatan tim dalam menghadapi persaingan Porprov Jateng 2026. Namun, ia mengingatkan bahwa persaingan karate di Jawa Tengah saat ini semakin merata.

Karena itu, tim karate Kudus tidak ingin meremehkan kekuatan daerah mana pun.

“Semua daerah saya rasa menjadi pesaing. Tidak ada yang paling diwaspadai, semuanya sama,” katanya.

Persiapan menuju Porprov pun terus dilakukan secara intensif. Para atlet menjalani latihan setiap hari dengan jadwal dua kali, yakni pada pagi dan sore hari.

Program latihan difokuskan untuk meningkatkan tiga aspek utama, yakni fisik, mental dan teknik bertanding.

“Penekanannya pada fisik, mental, dan teknik. Latihan setiap hari, pagi dan sore,” tutur Ade.

Selain fisik dan teknik, tim pelatih juga memberi perhatian terhadap kesiapan mental para atlet. Pembinaan dilakukan melalui komunikasi langsung antara pelatih dan karateka.

Kesiapan mental dinilai penting karena pertandingan kumite menuntut atlet mampu menjaga konsentrasi, membaca gerakan lawan dan mengambil keputusan dengan cepat.

Di tengah persiapan, kondisi fisik para atlet juga menjadi perhatian tim pelatih. Benturan yang terjadi selama latihan membuat risiko cedera harus terus diantisipasi.

Ade mengungkapkan, beberapa atlet sempat mengalami sakit hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit. Namun, kondisi mereka saat ini mulai membaik dan masih menjalani proses pemulihan.

Tim pelatih berharap seluruh atlet dapat mencapai kondisi terbaik sebelum pertandingan dimulai.

Dari enam karateka yang dipersiapkan, nomor kumite senior putra kelas -55 kilogram dan -75 kilogram menjadi salah satu nomor yang diharapkan mampu menyumbangkan medali untuk Kabupaten Kudus.

Target yang dipasang kali ini lebih tinggi dibanding pencapaian sebelumnya. Pada Porprov Jateng 2023, tim karate Kudus berhasil membawa pulang satu medali perak melalui nomor kumite senior putra kelas -55 kilogram.

Kini, dengan pengalaman sejumlah atlet di level nasional hingga internasional, target tersebut dinaikkan.

Tim karate Kudus membidik dua medali pada Porprov Jateng 2026. Satu di antaranya ditargetkan menjadi medali emas.

“Kami menargetkan dua medali, satu emas dan satu medali lainnya atau reward,” ungkap Ade.

Dengan persiapan yang kini telah mencapai 75 persen, tim karate Kudus masih memiliki waktu untuk mematangkan seluruh aspek sebelum turun di arena Porprov Jateng 2026.

Ade berharap kerja keras para atlet dan pembinaan yang terus dilakukan dapat menghasilkan prestasi lebih baik bagi Kabupaten Kudus.

“Semoga dari tahun ke tahun prestasi karate Kudus semakin berkembang,” pungkasnya. ( Faza)