KUDUS, LINTASKUDUS.COM – Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Kudus memasang target tinggi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Dua medali emas menjadi sasaran yang dibidik dari tujuh petinju yang kini tengah menjalani persiapan intensif.
Untuk mencapai target tersebut, para atlet tidak hanya ditempa kemampuan teknik bertinjunya. Program latihan juga difokuskan pada peningkatan fisik, power, kecepatan, hingga pematangan taktik dan strategi menghadapi berbagai karakter lawan.
Pelatih tinju Kudus, Suwono, mengatakan tujuh atlet yang dipersiapkan terdiri atas tiga petinju putra dan empat petinju putri.
Pada sektor putra, atlet Kudus akan bertanding di kelas 54 kilogram, 57 kilogram, dan 75 kilogram. Sedangkan empat petinju putri akan turun di kelas 50 kilogram, 52 kilogram, 54 kilogram, serta 60 kilogram.
Suwono mengungkapkan, intensitas latihan para atlet cukup tinggi. Dalam satu minggu, para petinju menjalani delapan kali sesi latihan.
“Latihannya satu minggu delapan kali, tiga kali pagi dan lima kali sore,” ujar Suwono, Selasa (8/9/2026).
Menurut dia, teknik dasar para petinju saat ini sudah cukup terbentuk. Oleh karena itu, tim pelatih lebih menekankan peningkatan kondisi fisik serta kemampuan bertanding menjelang Porprov Jateng 2026.
“Penekanannya fisik, power, dan kecepatan. Teknik sudah dari dulu,” katanya.
Selain meningkatkan kondisi fisik, kemampuan membaca permainan lawan juga menjadi perhatian dalam program latihan. Para atlet diharapkan mampu menyesuaikan strategi saat menghadapi petinju dengan karakter dan gaya bertanding yang berbeda.
“Kami juga mengantisipasi dan mengatur taktik serta strategi karena tipe lawan selalu berubah,” jelasnya.
Untuk menambah pengalaman bertanding, para petinju Kudus juga menjalani latihan sparring dengan sejumlah atlet. Di antaranya adalah petinju yang pernah mengikuti ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda).
Meski persiapan terus berjalan, Pertina Kudus masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya adalah sulitnya menyatukan jadwal latihan seluruh atlet karena beberapa di antaranya memiliki pekerjaan.
“Kendalanya tidak bisa latihan bersama secara kompak. Ada yang bekerja, sehingga waktunya berbeda-beda,” tutur Suwono.
Namun, kondisi tersebut tidak mengurangi optimisme tim. Sejumlah atlet telah diproyeksikan menjadi andalan Kudus untuk bersaing dalam perebutan medali.
Di sektor putra, Husen yang akan turun di kelas 54 kilogram dan Nanda di kelas 75 kilogram menjadi dua petinju yang diharapkan mampu memberikan hasil maksimal. Sementara di sektor putri, Johana yang tampil di kelas 50 kilogram juga menjadi salah satu tumpuan.
Pertina Kudus menargetkan dua medali emas pada Porprov Jateng 2026. Target tersebut sekaligus menjadi evaluasi dari hasil pertandingan sebelumnya.
Pada ajang sebelumnya, dua petinju Kudus berhasil melaju hingga babak final. Namun, keduanya belum mampu meraih kemenangan dan harus puas membawa pulang dua medali perak.
“Kemarin masuk final dua, tetapi dua-duanya gagal dan mendapat perak. Kali ini targetnya dua emas,” tegas Suwono.
Dalam persaingan nanti, Pertina Kudus juga akan mewaspadai kekuatan kontingen Kota Semarang yang dinilai menjadi salah satu pesaing kuat dalam perebutan medali.
Dengan program latihan yang terus dimaksimalkan, Pertina Kudus berharap seluruh atlet dapat mencapai kondisi terbaik saat tampil di arena Porprov Jateng 2026 dan mampu mewujudkan target membawa pulang dua medali emas. (Faza)






