Candra dan Empat Judoka Kudus Siap Berburu Medali di Porprov Jateng 2026

Atlet judo melakukan latihan intensif menjelang Porprov Jateng 2026. (Foto: istimewa)

KUDUS, LINTASKUDUS.COM – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Judo Kudus terus menggeber persiapan lima atlet yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.

Satu medali emas menjadi target utama yang dibidik, dengan Candra sebagai salah satu andalan. Candra akan turun di kelas -100 kilogram putra. Atlet tersebut memiliki rekam jejak yang cukup menjanjikan setelah sebelumnya berhasil meraih medali emas pada Porprov 2023.

Tak hanya itu, Candra juga tampil impresif dalam ajang Pra-Porprov dengan merebut juara pertama.
Ketua Pengkab Judo Kudus sekaligus pelatih, Suwono, mengatakan catatan prestasi tersebut menjadi modal penting bagi Candra untuk kembali bersaing memperebutkan podium tertinggi.

“Candra kemarin juara satu di Pra-Porprov. Di Porprov 2023 juga dapat emas,” ujar Suwono, Selasa (8/9/2026). Selain Candra, Kudus akan mengirimkan empat atlet lainnya. Lima judoka tersebut terdiri atas dua atlet putri dan tiga atlet putra.

Pada sektor putri, atlet Kudus akan berlaga di kelas -45 kilogram dan +78 kilogram. Sedangkan tiga atlet putra akan turun di kelas -80 kilogram, -100 kilogram, dan +100 kilogram.

Suwono mengungkapkan persiapan tim sejauh ini terus berjalan, meski pihaknya menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya, beberapa atlet memiliki pekerjaan di luar Kota Kudus sehingga tidak selalu bisa mengikuti latihan bersama.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, para atlet tetap diberikan tanggung jawab menjalankan program latihan secara mandiri di tempat masing-masing.
“Persiapannya sudah maksimal. Atlet yang bekerja di luar kota tetap saya beri tanggung jawab untuk latihan di tempatnya,” katanya.

Menurut Suwono, kesiapan tim Judo Kudus saat ini telah mencapai sekitar 80 persen. Tahap selanjutnya akan difokuskan pada pemantapan teknik dan menjaga kondisi para atlet. “Persiapannya sudah sekitar 80 persen. Tinggal pemantapan karena beberapa atlet terkendala pekerjaan dan keluarga,” jelasnya.

Dalam satu pekan, para judoka menjalani total tujuh kali sesi latihan. Empat sesi di antaranya merupakan latihan khusus judo, sementara tiga sesi lainnya dilakukan melalui latihan pagi. “Latihan judo empat kali, ditambah pagi tiga kali. Jadi tujuh kali,” ungkap Suwono.

Ia menjelaskan, program latihan harus disesuaikan dengan kelas berat badan masing-masing atlet. Perbedaan kelas yang cukup jauh membuat seluruh atlet tidak selalu dapat menjalani latihan tanding secara bersamaan. “Kalau latihan bersama tidak mungkin sepenuhnya. Kelasnya sangat berbeda, dari yang -45 kilogram sampai +78 kilogram,” ujarnya.

Meski demikian, atlet yang dipersiapkan menuju Porprov tetap berlatih bersama judoka lainnya dengan pola latihan yang disesuaikan.
Selain teknik dan fisik, kesiapan mental juga menjadi perhatian. Suwono menilai pengalaman bertanding di berbagai daerah telah memberikan bekal bagi atlet untuk menghadapi tekanan saat tampil di arena. “Anak-anak sudah sering bertanding dan ke luar kota. Jadi mentalnya sudah cukup kuat,” tuturnya.

Dengan waktu persiapan yang tersisa, Pengkab Judo Kudus akan terus memantau perkembangan seluruh atlet. Fokus utama adalah menjaga kebugaran, mematangkan teknik, dan memastikan para judoka tampil dalam kondisi terbaik.
“Kami fokus ke teknik dan menjaga kesiapan sampai pertandingan. Target utama tetap satu emas,” pungkas Suwono. (Faza)