Pasar Kuliner dan Hiburan Rakyat Siap Meramaikan Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus

Pedagang UMKM bersiap membuka lapak dalam gelaran Pekan Raya Kudus di Alun-Alun Simpang Tujuh. (Foto: Ayu Devi)

KUDUS, LINTASKUDUS.COM — Jantung Kota Kudus dipastikan bakal dipadati masyarakat selama seminggu penuh. Gelaran Pekan Raya Kudus 2026 resmi dimulai hari ini, Selasa, 29 September sampai dengan Senin, 5 Oktober 2026. Acara ini merangkul sekitar 150 lapak pedagang yang menjajakan rupa-rupa makanan khas, produk busana, hingga ragam kreasi usaha mikro kecil dan menengah.

Wakil Ketua Pelaksana Pekan Raya Kudus Galang Witantra menjelaskan bahwa agenda ini merupakan gebrakan perdana yang mempertemukan para penjaja produk lintas wilayah. Kehadiran acara ini diharapkan mampu menghidupkan kembali denyut perdagangan di Kudus. Setengah dari total peserta merupakan pelaku usaha setempat, sementara sisanya diisi oleh para pedagang luar daerah yang biasa berkeliling dari satu pesta rakyat ke pesta rakyat lainnya. Kudus dipilih karena memiliki daya tarik ekonomi yang menjanjikan, khususnya antusiasme masyarakat terhadap wisata jajanan.

Malam pembukaan yang berlangsung nanti malam pukul 19.00 WIB direncanakan bakal diresmikan langsung oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Wakil Bupati Bellinda Putri Sabrina Birton. Acara pembukaan ini dimeriahkan dengan sajian tarian tradisional serta panggung musik. Pendaran sekitar 250 lampion hias juga dipasang mengelilingi kawasan Simpang Tujuh untuk menambah keindahan suasana malam.

Hiburan panggung diatur bergantian setiap hari agar pengunjung terus mendapatkan suasana baru. Hari Rabu diisi penampilan seni siswa serta aksi Papayo. Hari Kamis menyuguhkan panggung BAJ Band berdampingan dengan kreativitas pelajar.

Hari Jumat giliran Parapam yang menghibur warga, disusul pertunjukan Menuju Utara pada hari Sabtu. Memasuki hari Minggu, grup musik Sunrise siap meramaikan suasana sebelum akhirnya ditutup pada hari Senin oleh Fahmi Fahrezi dan atraksi seni anak sekolah.

Penyelenggara juga memberi perhatian khusus kepada talenta muda daerah. Para siswa Kudus yang pernah mewakili daerah dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Nasional diberi tempat khusus untuk menunjukkan kebolehannya di atas panggung serta bakal menerima penghargaan.

Selain itu, pengunjung yang hobi membuat video di media sosial bisa berpartisipasi dalam kompetisi pembuat konten yang petunjuk teknisnya akan segera diumumkan.

Galang menggarisbawahi bahwa seluruh biaya pelaksanaan Pekan Raya Kudus ditanggung sepenuhnya oleh pihak swasta tanpa menyerap dana dari anggaran pemerintah daerah. Koordinasi dengan instansi setempat juga telah dituntaskan demi menjamin keamanan serta kenyamanan para pengunjung.