Tuai Sorotan Warganet, Bupati Kudus Pastikan Evaluasi Penempatan Pohon di Area Rambu Jalan Ahmad Yani

Bupati Kudus Sam'ani Intakoris menanam pohon di bahu Jalan Ahmad Yani

Kudus, Lintaskudus.com –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus terus berkomitmen meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan melalui program penghijauan berkelanjutan. Aksi penanaman pohon yang dipimpin langsung oleh Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, pada Jumat pagi (25/09/2026) menyasar kawasan strategis di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Kota, Kudus.

Dalam keterangannya di sela-sela kegiatan, Bupati Sam’ani menjelaskan bahwa penanaman ini merupakan langkah preventif dalam menghadapi musim hujan sekaligus upaya meremajakan vegetasi kota. Ia menambahkan bahwa pemilihan jenis pohon seperti Pule dan Tabebuya tidak dilakukan sembarangan; tanaman tersebut dipilih karena memiliki sistem akar tunggal yang cenderung tidak merusak trotoar maupun infrastruktur jalan di bawahnya.

“Penghijauan di sepanjang jalan ini sangat penting. Selain untuk estetika, ini menciptakan ‘ayaman’ udara yang memperkuat sirkulasi dan menyerap emisi CO2 dari kendaraan bermotor. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kualitas kesehatan masyarakat Kudus,” ujar Sam’ani.

Respon Terhadap Kritik Netizen: Komitmen pada Keamanan

Beberapa hari terakhir, sebuah video penanaman pohon di Jalan Ahmad Yani sempat viral di media sosial. Warganet menyoroti posisi bibit pohon yang dianggap terlalu dekat dengan rambu lalu lintas, yang dikhawatirkan dapat menghalangi jarak pandang pengendara atau membahayakan keselamatan saat pohon tumbuh besar nanti.

Menanggapi masukan tersebut, Bupati Sam’ani menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat yang aktif mengawasi pembangunan di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa kritik tersebut merupakan bentuk kepedulian yang membangun.

“Kami sangat terbuka terhadap segala bentuk masukan. Kritik netizen adalah cermin bagi kami untuk terus memperbaiki tata kelola kota. Kami pastikan bahwa tim di lapangan tidak akan abai. Jika nanti pohon-pohon ini tumbuh besar dan berpotensi menghalangi rambu lalu lintas atau mengganggu kenyamanan pengguna jalan, kami tidak akan ragu untuk melakukan evaluasi dan menggeser lokasinya ke titik yang lebih tepat,” tegas Bupati.

Bupati juga menekankan bahwa program ini bukanlah proyek asal tanam. Pemkab Kudus memastikan setiap titik penanaman telah melalui pertimbangan teknis. Namun, karena kondisi geografis dan keberadaan fasilitas umum yang dinamis, pihaknya akan melakukan peninjauan berkala terhadap setiap pohon yang telah ditanam.

“Prinsipnya adalah menyeimbangkan antara kebutuhan lingkungan dan fungsi fasilitas umum. Kita ingin Kudus yang hijau, asri, dan teduh, tetapi keselamatan serta ketertiban pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama. Kami akan terus memantau perkembangannya dan siap melakukan penataan ulang jika diperlukan,” tutupnya.

Program penanaman 50 pohon setiap hari Jumat ini diharapkan dapat terus berjalan dengan dukungan dan pengawasan konstruktif dari seluruh lapisan masyarakat, guna mewujudkan Kudus sebagai kota industri yang ramah lingkungan.