Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai hari pertama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SMP Negeri 2 Kudus, Senin. Kegiatan diikuti para murid baru kelas VII yang datang didampingi ayah maupun ibu mereka sebagai bentuk dukungan di awal perjalanan pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Kudus, Hardjuna Widada, mengapresiasi antusiasme para orang tua yang mendukung Gerakan Ayah Mengantar Anak Hari Pertama ke Sekolah (GAMAS). Menurutnya, kehadiran orang tua pada hari pertama sekolah menjadi dukungan moral yang penting bagi anak dalam memasuki lingkungan belajar yang baru.
Hardjuna juga menegaskan bahwa pelaksanaan MPLS di SMP Negeri 2 Kudus mengedepankan konsep ramah anak agar para murid dapat mengenal lingkungan sekolah dengan aman, nyaman, dan menyenangkan.
Setibanya di sekolah, para murid bersama orang tua disambut hangat oleh guru dan pengurus OSIS melalui budaya senyum, sapa, salam, sopan, dan santun. Suasana penyambutan semakin semarak dengan alunan musik gamelan yang dimainkan peserta ekstrakurikuler karawitan, menghadirkan nuansa budaya Jawa yang kental.
Pembukaan MPLS Ramah ditandai dengan prosesi simbolis pengalungan tanda peserta kepada perwakilan murid baru kelas VII oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Kudus. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelepasan balon ke udara sebagai simbol semangat dan harapan baru bagi para peserta didik.
Rangkaian apel pembukaan ditutup dengan menyanyikan Jingle MPLS secara bersama-sama. Seluruh murid, guru, tenaga kependidikan, dan tamu undangan mengikuti kegiatan dengan penuh semangat, menciptakan suasana akrab sekaligus membangun rasa percaya diri para murid baru.
Melalui MPLS Ramah, SMP Negeri 2 Kudus berkomitmen menghadirkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan. Dengan demikian, para murid baru diharapkan mampu beradaptasi dengan baik, mengenal budaya sekolah, serta memulai proses belajar dengan semangat dan rasa bahagia.





