Extra Dropping 35 Ribu Tabung, Pertamina Pastikan LPG 3 Kg Kudus Aman saat Ramadan

Dokumentasi stok gas Elpiji di sebuah SPBE di Kudus (Foto: istimewa/Pertamina)

KUDUS, lintaskudus.com – Lonjakan konsumsi LPG 3 kilogram selama Ramadan 1447 H/2026 di wilayah Muria Raya, khususnya Kabupaten Kudus, sudah diantisipasi sejak awal bulan puasa. Pertamina memastikan stok dalam kondisi aman dengan tambahan pasokan signifikan guna mencegah kelangkaan menjelang Idulfitri.

Langkah antisipatif itu dilakukan oleh Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) dengan menggelontorkan extra dropping LPG 3 kilogram di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBT, Taufiq Kurniawan, menjelaskan bahwa tambahan pasokan telah disalurkan sejak awal Ramadan.

“Untuk Ramadan tahun ini, kami menyalurkan extra dropping LPG 3 kilogram di Jawa Tengah dan DIY sebanyak 710.160 tabung atau setara 2.130 metrik ton. Ini di luar alokasi normal,” ujarnya, Rabu (4/2/2026) petang.

Khusus di Kabupaten Kudus, tambahan pasokan tahap awal mencapai sekitar 35.160 tabung LPG 3 kilogram. Penyaluran selanjutnya dilakukan secara bertahap menyesuaikan kebutuhan di lapangan.

Ia merinci, konsumsi normal LPG di Kabupaten Kudus rata-rata mencapai 103 metrik ton per hari. Namun selama Ramadan terjadi kenaikan sekitar 10 persen menjadi 114 metrik ton per hari.

“Kenaikan ini sudah kami perhitungkan. Karena itu, suplai kami tambah agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” jelasnya.

Tak hanya tambahan dari Pertamina, Pemerintah Kabupaten Kudus juga mengajukan kuota fakultatif sebanyak 131.352 tabung guna memperkuat cadangan stok hingga menjelang Lebaran.

Taufiq menegaskan, kondisi di tingkat pangkalan terpantau aman dan tidak terjadi kelangkaan. Bahkan, stok disebut dalam kondisi cukup hingga melimpah.

“Stok di pangkalan dalam kondisi cukup bahkan melimpah. Kami pastikan distribusi berjalan lancar dan masyarakat tidak perlu khawatir,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat membeli LPG 3 kilogram di pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai ketentuan pemerintah atau Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Kalau pasokan di pangkalan aman, seharusnya di tingkat pengecer juga tersedia. Kami minta masyarakat membeli di pangkalan resmi agar harga sesuai HET,” katanya.

Selain itu, Pertamina terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat penegak hukum guna memastikan distribusi berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.

Dengan tambahan 35 ribu lebih tabung di Kudus serta total 710 ribu tabung di tingkat regional, Pertamina optimistis kebutuhan LPG 3 kilogram masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 2026 dapat terpenuhi tanpa kendala berarti. (Joel)