Kudus, lintaskudus.com – Persiku Kudus sukses meredam keperkasaan Kendal Tornado FC yang sebelumnya mencatat tujuh laga beruntun tanpa kekalahan. Dalam duel lanjutan Pegadaian Championship 2025-26 di Stadion Wergu Wetan, Sabtu (4/4/2026), kejayaan Tornado akhirnya tumbang di hadapan Laskar Macan Muria dengan skor 1-0.
Kemenangan ini terasa spesial bagi Persiku Kudus. Selain memutus tren positif Kendal Tornado FC, hasil tersebut juga menjadi kemenangan perdana Persiku atas tim asal Kendal itu setelah sebelumnya selalu gagal meraih hasil maksimal dalam pertemuan.
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Kendal Tornado FC yang tengah dalam tren positif mencoba tampil percaya diri dengan menekan lebih dulu. Peluang sempat hadir melalui Juan Pablo Morales Rengifo pada menit ke-13 serta upaya Muhamad Ragil di menit ke-30, namun belum mampu menembus pertahanan tuan rumah.
Persiku Kudus yang tampil disiplin mampu menjaga keseimbangan permainan hingga babak pertama berakhir tanpa gol.
Memasuki babak kedua, tempo permainan meningkat. Persiku mulai berani keluar menyerang dan mengambil inisiatif permainan. Hasilnya terlihat pada menit ke-53 saat Igor Henrique da Silva Costa sukses memanfaatkan peluang di depan gawang dan mencetak gol yang membawa Persiku unggul 1-0.
Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan. Kendal Tornado FC berusaha bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan dan melakukan sejumlah pergantian pemain. Peluang terbaik hadir melalui Patrick dos Santos Cruz pada menit ke-85, namun gagal berbuah gol penyama kedudukan.
Di sisa waktu pertandingan, tensi laga semakin meningkat. Kedua tim terlibat duel-duel keras, namun lini pertahanan Persiku tetap solid hingga peluit panjang dibunyikan.
Skor 1-0 bertahan hingga akhir laga, memastikan Persiku Kudus tidak hanya meraih tiga poin penting, tetapi juga mengakhiri dominasi Kendal Tornado FC sekaligus memutus catatan tujuh pertandingan tak terkalahkan tim tamu.
Kemenangan ini menjadi momentum kebangkitan bagi Persiku Kudus, sementara Kendal Tornado FC harus mengakhiri tren impresif mereka di Kudus. (Joel)






