9 Atlet Petanque Kudus Bidik 6 Medali di Porprov Jateng 2026

Sejumlah atlet Petanque Kabupaten Kudus menjalani latihan di lapangan Petanque sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Latihan difokuskan pada pematangan teknik lemparan, akurasi, konsistensi permainan, serta kesiapan fisik dan mental. Sebanyak sembilan atlet Kudus dipersiapkan untuk turun di enam nomor pertandingan dengan target memburu enam medali. (Foto: Devy)

KUDUS, LINTASKUDUS.COM — Enam medali menjadi target yang dibidik Tim Petanque Kabupaten Kudus pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Untuk mewujudkan target tersebut, sembilan atlet kini terus digenjot melalui program latihan yang memasuki fase pra-kompetisi.

Skuad Petanque Kudus terdiri dari dua atlet putra dan tujuh atlet putri. Mereka dipersiapkan untuk turun di enam nomor pertandingan pada ajang olahraga tingkat Jawa Tengah tersebut.

Pelatih Petanque Tim Porprov Kudus, Danang Septa Friawan, mengatakan persiapan telah dilakukan sejak awal tahun dan tidak berhenti setelah Babak Kualifikasi (BK) Porprov.

Menurutnya, tahapan latihan saat ini diarahkan untuk memastikan kemampuan atlet semakin matang sebelum memasuki pertandingan sebenarnya.

“Persiapan sudah kami lakukan sejak jauh-jauh hari. Sekarang sudah masuk pra-kompetisi dan harapannya saat Porprov berlangsung semuanya benar-benar siap,” ujar Danang, Selasa (1/9/2026).

Dari sisi komposisi, tidak banyak perubahan dalam skuad dibandingkan saat BK. Para atlet juga telah memiliki spesialisasi masing-masing sehingga latihan kini lebih difokuskan pada pematangan nomor yang akan diikuti.

Aspek teknik menjadi salah satu perhatian utama. Atlet terus mengasah ketepatan lemparan, akurasi, serta konsistensi permainan. Latihan fisik dan mental juga tetap diberikan sebagai bagian dari persiapan menghadapi persaingan.

Untuk membangun mental bertanding, tim Petanque Kudus mengikuti sejumlah kejuaraan sebagai agenda tryout. Beberapa di antaranya digelar di Bogor, Pati, dan Gunungkidul. Tim juga sempat menjalani sparring dengan atlet dari Bantul.

“Fisik, teknik, dan mental tetap kami latih. Untuk mental, salah satunya melalui kejuaraan dan tryout agar atlet semakin siap menghadapi pertandingan,” katanya.

Hingga kini, Danang menyebut kesiapan tim telah mencapai sekitar 70 persen. Namun, angka tersebut masih akan terus digenjot karena kondisi puncak atlet diharapkan tercapai tepat ketika Porprov Jateng 2026 berlangsung.

Target enam medali memiliki dasar dari hasil yang diperoleh pada Babak Kualifikasi. Ketika itu, Petanque Kudus berhasil membawa pulang dua emas, dua perak, dan dua perunggu.

Capaian tersebut menjadi modal sekaligus tantangan bagi tim. Selain berusaha mempertahankan enam medali, Petanque Kudus juga memasang ambisi meningkatkan warna medali dengan mengubah peluang perak dan perunggu menjadi emas.

Namun, proses persiapan tidak sepenuhnya berjalan mudah. Kesibukan sembilan atlet yang berasal dari latar belakang pelajar, mahasiswa, dan pekerja membuat jadwal latihan bersama harus disesuaikan.

Danang mengatakan kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam menjaga intensitas latihan. Karena itu, tim menyiapkan agenda training center (TC) menjelang pertandingan untuk menyatukan fokus dan meningkatkan kekompakan skuad.

Persaingan di Porprov Jateng 2026 juga diperkirakan semakin ketat. Kekuatan antardaerah di cabang olahraga petanque dinilai semakin merata sehingga setiap pertandingan berpotensi berlangsung sengit.

Dengan sisa waktu persiapan yang ada, tim akan terus mengejar peningkatan performa hingga mencapai kondisi terbaik.

“Harapan kami, enam medali yang kemarin didapat bisa kembali diraih, syukur-syukur semuanya bisa meningkat menjadi emas. Yang terpenting atlet tetap sehat, fokus, kompak, dan bisa tampil maksimal saat Porprov nanti,” pungkas Danang. (Joel)