KUDUS, LINTASKUDUS.ID – Semangat mengejar prestasi terus mengiringi persiapan empat atlet angkat besi putri Kabupaten Kudus menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah. Tiga kali dalam sepekan, para lifter menjalani latihan terprogram untuk mematangkan kemampuan sebelum tampil membawa nama Kota Kretek.
Training Center (TC) cabang olahraga angkat besi dipusatkan di SMK NU Ma’arif Kudus dan digelar rutin setiap Senin, Rabu, serta Sabtu. Latihan tersebut menjadi bagian dari persiapan intensif kontingen Kudus untuk menghadapi persaingan di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi itu.
Empat atlet yang berhasil lolos ke Porprov seluruhnya akan bertanding di nomor putri. Mereka akan turun pada kelas 53 kilogram, 58 kilogram, 69 kilogram, dan kelas 77+ kilogram.
Di bawah arahan pelatih Meka Yulianto, para atlet tidak hanya ditempa untuk meningkatkan kekuatan fisik. Program latihan juga diarahkan untuk mematangkan teknik angkatan, daya tahan tubuh, koordinasi, hingga kesiapan mental menghadapi pertandingan.
Setiap atlet mendapatkan perhatian sesuai kondisi dan kemampuan masing-masing. Perkembangan mereka pun terus dipantau dan dievaluasi agar program latihan yang dijalani mampu memberikan peningkatan performa secara bertahap.
Pelatih Angkat Besi Kudus Meka Yulianto mengatakan, seluruh tim terus berupaya memanfaatkan masa persiapan yang ada untuk meningkatkan kemampuan para atlet sebelum turun di Porprov.
“Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mempersiapkan atlet, meningkatkan performa, dan mengejar target medali bagi Kabupaten Kudus,” ujarnya.
Menurutnya, disiplin dan konsistensi menjadi kunci penting dalam membangun kesiapan atlet. Sebab, persaingan di Porprov Jawa Tengah akan mempertemukan para atlet terbaik dari berbagai kabupaten dan kota.
Keberhasilan meloloskan empat lifter ke ajang Porprov menjadi modal awal bagi Angkat Besi Kudus. Namun, tim menyadari perjalanan menuju podium masih membutuhkan kerja keras dan persiapan yang matang.
Evaluasi secara berkala terus dilakukan untuk melihat perkembangan kemampuan setiap atlet sekaligus memperbaiki sejumlah kekurangan. Tidak hanya kemampuan mengangkat beban, kesiapan menghadapi tekanan pertandingan juga menjadi perhatian dalam program TC.
Bagi empat lifter putri tersebut, Porprov Jateng menjadi panggung untuk membuktikan hasil latihan dan pembinaan yang selama ini dijalani. Mereka kini membawa satu tekad yang sama, tampil maksimal dan berjuang membuka peluang medali untuk Kabupaten Kudus.
Dengan latihan yang terus digenjot hingga menjelang pertandingan, empat atlet Angkat Besi Kudus diharapkan mampu tampil percaya diri saat waktunya tiba.
“Besi memang berat untuk diangkat, tetapi harapan untuk membawa pulang medali diyakini menjadi tenaga tambahan bagi para srikandi Kudus di arena Porprov Jateng,” tandas dia. (Joel)






