Tak Mau Turun Prestasi! Muay Thai Kudus Usung Misi 4 Emas di Porprov Jateng

Sejumlah atlet tim Muay Thai Kabupaten Kudus membawa misi besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. (Foto: Devy)

KUDUS, LINTASKUDUS.COM — Tak ingin pulang dengan hasil yang lebih rendah dari capaian sebelumnya, tim Muay Thai Kabupaten Kudus membawa misi besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Empat medali emas menjadi target yang ingin dipertahankan setelah prestasi gemilang pada Babak Kualifikasi (BK) Porprov.

Target tersebut menjadi pemacu semangat bagi sembilan atlet Muay Thai Kudus yang kini tengah menjalani persiapan intensif. Mereka diproyeksikan tampil membawa nama Kudus dalam persaingan olahraga tingkat provinsi yang diprediksi berlangsung semakin ketat.

Pelatih Muay Thai Kudus, Sholikul Hadi, mengatakan sembilan atlet yang telah lolos dan terdata dalam BK Porprov terdiri atas tujuh atlet kategori fighter atau tarung dan dua atlet kategori seni atau Wai Kru.

Dari tujuh atlet fighter, enam merupakan atlet putra dan satu atlet putri. Sementara dua atlet kategori Wai Kru terdiri atas satu atlet putra dan satu atlet putri.

“Atlet Muay Thai yang lolos dan terdata di BK Porprov ada sembilan orang. Tujuh fighter dan dua seni,” kata Sholikul, Sabtu (29/8/2026).

Para atlet kategori tarung akan berlaga di sejumlah kelas berdasarkan berat badan. Kondisi itu membuat pengaturan berat badan menjadi salah satu bagian penting dalam program persiapan menuju pertandingan.

Menurut Sholikul, tidak ada toleransi bagi atlet yang memiliki berat badan melebihi batas kelas saat menjalani penimbangan.

“Kalau kelasnya 50 kilogram ya harus 50 kilogram. Tidak ada toleransi, satu ons pun tidak boleh lebih,” ujarnya.

Karena itu, para atlet harus disiplin menjaga pola makan, waktu istirahat, serta menjalani program latihan secara konsisten. Mereka tidak hanya dituntut memiliki kemampuan bertarung yang baik, tetapi juga harus memastikan kondisi tubuh tetap ideal sesuai kelas masing-masing.

Selain nomor tarung, Muay Thai Kudus juga akan menurunkan dua atlet pada kategori seni Wai Kru. Pada nomor tersebut, atlet dituntut menampilkan gerakan dengan baik sekaligus menguasai teknik yang diperagakan.

“Kalau seni, atlet harus hafal nama gerakan dan bisa memperagakannya dengan tepat. Kalau tidak tahu namanya, tidak dapat poin,” jelasnya.

Untuk mematangkan persiapan, tim Muay Thai Kudus menjalani latihan rutin sekitar empat kali dalam sepekan. Program tersebut disesuaikan dengan kesibukan para atlet yang sebagian masih sekolah, kuliah, maupun bekerja.

Sholikul menyebut kesiapan fisik dan teknik para atlet saat ini telah mencapai sekitar 80 persen. Intensitas latihan akan kembali ditingkatkan mendekati pelaksanaan pertandingan agar para atlet bisa tampil dalam performa terbaik.

“Persiapannya sudah sekitar 80 persen. Nanti tambahan latihan akan ditingkatkan sekitar dua minggu sebelum pertandingan,” katanya.

Ambisi mempertahankan empat medali emas bukan tanpa dasar. Pada pelaksanaan BK Porprov sebelumnya, Muay Thai Kudus berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih empat medali emas dan menempati posisi juara umum kedua.

Capaian tersebut kini menjadi patokan sekaligus tantangan bagi tim untuk kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya pada Porprov Jateng 2026.

“Target kami minimal mempertahankan empat emas dan juara umum dua seperti hasil BK kemarin,” ungkap Sholikul.

Salah satu atlet Muay Thai Kudus, Sigit Purnomo Jati, juga membawa ambisi besar untuk menyumbangkan hasil terbaik bagi daerahnya. Atlet berusia 23 tahun itu akan turun di kelas -71 kilogram.

Sigit mengaku menjalani latihan rutin lima hingga enam kali dalam sepekan. Menurutnya, menjaga konsistensi dan disiplin menjadi tantangan tersendiri selama menjalani persiapan.

“Tantangan terbesar itu konsistensi dan disiplin. Kita harus tetap latihan dalam kondisi apa pun,” kata Sigit.

Porprov Jateng 2026 menjadi keikutsertaan keduanya dalam ajang tersebut. Setelah pada Porprov sebelumnya berhasil meraih medali perak, kali ini Sigit bertekad memperbaiki pencapaiannya dengan membidik medali emas.

“Target saya juara satu atau emas. Semoga juga bisa membawa tim menjadi juara umum,” ujarnya.

Dengan modal prestasi empat emas pada BK Porprov dan persiapan yang terus dimatangkan, Muay Thai Kudus kini tak ingin sekadar menjadi peserta. Sembilan atlet yang disiapkan membawa satu tekad yang sama, mempertahankan prestasi dan kembali mengharumkan nama Kabupaten Kudus di panggung Porprov Jateng 2026. (Joel)