KUDUS, LINTASKUDUS.COM – Rencana pembangunan skybridge yang menghubungkan Gedung Kudus Sehat dengan bangunan utama RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus memasuki babak baru. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang memastikan pemanfaatan sebagian kecil aset lahannya untuk kebutuhan pembangunan tersebut telah mendapat persetujuan.
Kepastian itu disampaikan langsung PT KAI Daop 4 Semarang kepada awak media setelah melakukan pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Selasa (15/9/2026).
Skybridge merupakan jembatan penghubung yang dirancang agar Gedung Kudus Sehat dapat terhubung langsung dengan bangunan utama RSUD dr. Loekmono Hadi. Akses tersebut nantinya diharapkan memudahkan mobilitas masyarakat maupun pelayanan antara kedua bangunan. Dalam rancangannya, jalur skybridge akan melintasi sebagian kecil lahan yang merupakan aset milik PT KAI.
Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan, pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap pemanfaatan aset untuk kepentingan umum, termasuk mendukung pengembangan fasilitas publik di Kabupaten Kudus.
“Dalam pertemuan tersebut juga mencakup rencana pembangunan skybridge yang akan menghubungkan Gedung Kudus Sehat dengan RSUD dr. Loekmono Hadi. KAI menyampaikan dukungan penuh terhadap pemanfaatan aset yang berorientasi pada kepentingan umum dan pengembangan sektor usaha daerah, dengan tetap mengedepankan kepatuhan terhadap tata kelola aset yang berlaku,” ujar Luqman.
Dukungan tersebut sekaligus menjawab persoalan mengenai izin pemanfaatan aset KAI yang sebelumnya menjadi perhatian. Dengan persetujuan dari KAI, Pemkab Kudus dapat melanjutkan tahapan pembangunan skybridge yang membutuhkan sebagian kecil area aset perusahaan.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT KAI atas dukungan tersebut. Menurutnya, sinergi dengan KAI menjadi bagian penting dalam mewujudkan fasilitas yang nantinya digunakan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Ia berharap kerja sama antara Pemkab Kudus dan KAI dapat terus berjalan sehingga pembangunan skybridge dapat direalisasikan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kudus Eko Djumartono menyebut persetujuan dari KAI terhadap pemanfaatan aset untuk pembangunan skybridge telah diberikan.
Meski demikian, masih terdapat tahapan administrasi yang perlu diselesaikan, termasuk penyusunan konsep dan draft perjanjian pemanfaatan aset. “Sudah, sudah, sudah ACC, cuma kan masih di konsep draft perjanjiannya,” terang Eko.
Dengan adanya persetujuan tersebut, pembangunan skybridge Gedung Kudus Sehat menuju RSUD dr. Loekmono Hadi kini tinggal memasuki tahapan lanjutan. Penyelesaian dokumen kerja sama, konsep, desain, hingga proses teknis pembangunan menjadi bagian yang harus dituntaskan sebelum proyek tersebut direalisasikan.
Jika terealisasi, skybridge ini diharapkan menjadi akses strategis yang memudahkan perpindahan masyarakat maupun mendukung mobilitas pelayanan antara Gedung Kudus Sehat dan RSUD dr. Loekmono Hadi. (Faza)












